Boelan Sabit


Journey to Kalimalang
Juni 25, 2008, 5:23 am
Filed under: ordinary

Sabtu (21 juni 2008), kemarin aku sempatkan untuk berkunjung ke rumah sahabatku (bimo) di kalimalang jaktim. Oleh dia, aku diberikan rute perjalanan yang menurutnya paling mudah, yaitu dari perempatan karet sudirman naik mikrolet 44 turun di terminal kampung melayu kemudian dilanjutkan naik mikrolet M26 turun di perempatan pangkalan jati. Sempet khawatir tersesat juga sih, maklum belum kenal jakarta daerah situ. Dengan niat tulus (walah), berangkatlah aku.

Memasuki daerah kampung melayu (selepas casablanca), aku sedikit heran, kok ada ya daerah jakarta yang kayak gini. Kayak jogja banget, mulai dari jalan, gedung2 dan suasananya, cuma klo di jogja sedikit lebih rapi dan lengang (maklum selama ini aku cuma berkutat di jakpus ama jaksel). Apalagi memasuki jalan kalimalang, di sepanjang bantaran sungai suasananya makin ndeso lagi.

sedikit cerita tentang sungai kalimalang, sungai ini relatif cukup bersih (sangat bersih untuk ukuran jakarta), tidak bau, arus airnya lancar dan hampir tidak ada sampah yang mengotori, bahkan sesekali masih ada orang berenang mengumpulkan enceng gondok di pinggir kali. Apalagi banyak pohon rindang di sepanjang sungai, menambah sejuk suasana.

Sampai di perempatan pangkalan jati, akupun turun. kemudian miscall bimo untuk jemput aku. tak lama berselang tampaklah sahabat baikku itu dengan badan tambunnya (jd inget temenku yang lain, harseno, mirip banget). Ternyata rumahnya tidak jauh dari perempatan, cuma sekitar 2 rumah dari jalan raya, pas dipinggir kali.

memasuki rumahnya, aku disambut puluhan tanaman hias yang tertata rapi. sambil melepas lelah aku duduk di ruang tamu ditemani segelas sirup, sepiring arem-arem dan sepiring bakwan (msh anget lho), wah nikmat….rasanya. Setelah itu langsung kuhidupkan laptopku, klik winamp dan mulai deh mereview kerjaan dikantor. Mumpung ada yang jago PHP (bimo tuh yg jago, bukan aku) ya skalian aja suruh ngajarin aku.

Aku juga sempat berkenalan dengan bapak dan ibunya bimo, juga kakaknya, yang ternyata berasal dari daerah delanggu klaten. Pantesan aja beberapa kali kudengar mereka bicara dalam bahasa jawa. yah jadi inget rumah deh.

begitulah kuhabiskan waktuku sampai asyar. selepas sholat asyar akupun pamit balik ke kos (karet gusuran). makasih ya bim atas waktunya, ilmunya, makanannya dan keikhlasannya untuk direpoti. Kapan-kapan dolan maning dah….

Iklan

1 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Ck..ck.., kalimalang kan emang okeh ^_^. Btw her, jgn cuma miscall aja dong, telp sekali kali =P

Komentar oleh fram




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: