Boelan Sabit


Demo=anarki?
Juni 25, 2008, 5:11 am
Filed under: ordinary

Kemarin sore (24 Juni 2008), mungkin sejak pukul 16.00, sekelompok massa yang mengatasnamakan mahasiswa (mahasiswa mana tuh?) melakukan demo di depan kampus atmajaya,entah pesan apa yang mereka bawa. Mereka memblokir jalan sudirman dengan menaruh papan dan kayu di badan jalan, ulah mereka cukup membuat jalanan jadi macet. Arus jalan ke arah blok-M otomatis macet total. Beberapa pengguna jalan yang merasa terhalangi mencoba memaksa lewat, sebuah busway yang terhalangi tumpukan papan dan kayu nekat menerobos, menggilas tumpukan papan itu.

Makin sore demo makin menjadi, sadar aksi blokir jalan mereka kurang mempan, mereka mulai berani membakar ban dan kayu di tengah jalan dan menyabotase sebuah bis milik pemda kemudian menyilangkannya menutupi badan jalan. Lama kelamaan ulah merekapun menjadi lebih anarkis, memasuki petang hari sebuah mobil plat merah mereka cegat kemudian mereka gulingkan dan lempari, entah bagaimana nasib pemiliknya apakah berhasil menyelamatkan diri. sementara lampu kamera wartawan terus berkilatan menghiasi aksi demo itu.

Banyak pekerja yang pulang kantor hanya bisa menyaksikan sembari menunggu bis yang tak kunjung datang karena terjebak macet. Begitu juga aku, asyik menonton dari lantai 5 kantorku. Dan yang lebih aneh lagi,tak satupun polisi atau satuan aparat keamanan manapun menunjukkan batang hidungnya, kemana mereka saat dibutuhkan?.

Habis maghrib aku nekat pulang, berharap bis ke arah kosku (karet gusuran) masih ada. Alhamdulilah, walau macet masih ada satu-dua bis yang berhasil lewat. Sampai halte busway karet, aku turun dan kulihat dari jembatan penyeberangan, kemacetan yang luar biasa parah akibat ulah demo segelintir massa tadi. Banyak mobil memutar arah di badan jalan dan yang lebih lucu lagi banyak busway ke arah blok-M yang berjalan mundur (karena macet trus gak bisa muter, ya jalan mundur). Belum hilang rasa hilangku, aku dikejutkan oleh sebuah motor yang lewat (tunggu dulu, aku di jembatan penyeberangan, kok ada motor lewat?). Ya, yang lewat tadi bener2 motor, bukan hanya satu tapi lebih. Busyeet…..!

Kupikir-pikir aksi massa yang mengatasnamakan mahasiswa tadi adalah sampah belaka. Mereka katanya berjuang demi kepentingan rakyat, tapi aksi mereka malah merugikan kepentingan orag banyak. Apakah gak ada cara lain yang lebih baik, lebih sopan dan lebih “manusiawi’ untuk menyampaikan pesan yang mereka bawa. Apakah demo mahasiswa harus selalu identik dengan anarkisme….?!

Iklan

1 Komentar so far
Tinggalkan komentar

mereka bukan mahasiswa

Komentar oleh diditjogja




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: