Boelan Sabit


Nasi Liwet
Mei 27, 2008, 5:11 pm
Filed under: ordinary

24/05/08, 04.15 WIB, Stasiun Balapan Solo. Kereta Argo Lawu yang mengangkutku dari jakarta akhirnya tiba di pemberhentian akhir. Suasana solo yang tenang menyambut kedatanganku. Kuhirup udara malam itu dalam2, ahh…. batinku seperti menemukan kembali teman lamanya.

Kulihat jam stasiun, masih terlalu dini bagi matahari untuk menunjukkan batang hidungnya, berarti masih lama bis jurusan ke rumahku (gemolong) beroperasi. Iseng, aku jalan2 di sekitar stasiun, skalian nunggu subuh.

Baru keluar dari gerbang stasiun, eh ketemu warung nasi liwet. Langsung aja aku pesan satu piring dengan lauk paha ayam (ayam ingkung) + segelas teh anget.

Wah dahsyat rasanya… Tapi yang lebih dahsyat lagi HARGANYA, cuma 8 ribu !!!, sesuatu yang langka di jakarta (paling dapat nasi+telor). I Love This Town…

Note: nasi liwet adl masakan khas solo yang berupa nasi putih yang terasa gurih ditambah sedikit sayur dengan lauk bisa berupa telor atau daging ayam (dimasak hanya dengan direbus, red: iwak ingkung)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: