Diarsipkan di bawah: poetry

Ilmu adalah huruf
yang tak terungkap kecuali oleh perbuatan,
Dan perbuatan adalah huruf
yang tak terungkap kecuali oleh keikhlasan,
Dan keikhlasan adalah huruf
yang tak terungkap kecuali oleh kesabaran,
Dan kesabaran adalah huruf
yang tak terungkap kecuali oleh penyerahan (kepada Allah swt)
(An-Niffari)
Diarsipkan di bawah: poetry
Senang,
melihat kau kembali lagi
walau dengan wujud, rupa dan aroma yg berbeda
khawatir,
akhir yg sama akan berulang
Kau akan kembali menghilang
ahh,
utk sementara biarlah kau kunikmati
walau kutahu mungkin ini hanya sekedar fatamorgana
(jakarta, 11-10-2009)
Diarsipkan di bawah: poetry
hamba hanyalah setitik debu yang hina
yang rapuh dan berkubang
dalam hilaf serta dosa
yang tersadar dalam gelisah
setelah begitu jauh melangkah
terlena akan buaian nafsu dunia
mungkinkah kan mengelupas dari raga
daki dan kotoran-kotoran
yang telah mendarah daging menjadi satu
hamba tak tahu….
Ya Allahu Shomad…
sebelum nyawa terlepas dari raga
biarkan air mata ini menetes
bukan karena air mata derita
tapi karena air mata bahagia
hari ini aku merenungi
telah banyak yang kulakukan dalam mengisi umur ini
tapi semakin dalam ku renungi, semakin sedih kudapati
ternyata belum cukup syukur dan amalan kucurahkan
padahal kusadari tangkai umurku semakin berkurang
andai aku dimakamkan hari ini,
dan semua menjadi tak terma’afkan,
dan semua menjadi terlambat,
dan aku harus sendiri,
untuk waktu yang tak terbayangkan…
atau andai “mati” itu datang esok pagi
aku masih bimbang, kemana aku akan pergi
padahal sebungkus bekalpun belum sempat kurapikan
untuk menyongsong perjalanan panjang
lagi menggetarkan, yang telah dijanjikan…
ahh, andai benar esok pagi aku mati, kemana aku akan pergi?
Malam tadi aku terbangun dr mimpi buruk. Aku lihat HP, jam 03.1*, msh jauh dr subuh. Stlh itu aku coba kembali memejamkan mata, ternyata tdk bisa, ada sesuatu yang mengganjal…

mak, aku kangen
aku ingin pulang….
lidahku sdh rindu akan nikmatnya masakanmu
kepalaku sdh rindu akan hangatnya usapan jemarimu
telingaku sdh rindu akan damainya nasehatmu
tanganku, badanku dan airmataku sdh rindu untuk
mencium dan membasuh kakimu
mak, aku kangen
aku ingin sekali pulang….
