Filed under: ordinary
Kau akan merasa sangat bahagia, saat kau sadar sedang dibutuhkan. Namun kamu akan merasa sangat bersalah dan berdosa, saat kau sadar tak mampu tuk penuhi pengharapan yang ditujukan padamu itu.
Dan akhirnya, hanya kata MAAF yg bisa kau berikan.
Ma’as salaamah ya habiibah. Selamat jalan, maaf kan diriku – lelaki egois yang tak berani wujudkan pengharapan akhirmu. Semoga Alloh berkenan menerimamu dan senantiasa menjagamu, di sana.
Boyolali, 07 Mei 2010
*Ya Alloh, ingin skali aku marah. Tapi tak berani, aku takut Engkau balik marah padaku. Astaghfirulloh, damaikanlah hatiku.
2 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

Komentar oleh :( Mei 17, 2010 @ 12:14 pmSemangat ya sob. Jalan mu masih panjang. Allah akan membalasnya dengan kebaikan-kebaikan yang lebih. Tengok sekarang, ajaib bukan… ? tinggal engkau memutuskan harus bertindak seperti apa.
Komentar oleh Catur Adi Nugroho Mei 25, 2010 @ 10:40 pm