Kalah
44 Tanggapan sejauh ini
Tinggalkan sebuah tanggapan
September 4, 2008, 3:49 am
Diarsipkan di bawah: renungan
Diarsipkan di bawah: renungan

kenapa menjadi orang yang KALAH itu menyesakkan
Kenapa menjadi orang yang kehilangan itu menyakitkan
kenapa menjadi ARIF, menerima kekalahan itu sulit
apakah krn LUKA ini belum sembuh, walau sdh berbilang purnama
Ya Alloh, kumohon segera tunjukkan “obat” dari luka ini…
44 Tanggapan sejauh ini
Tinggalkan sebuah tanggapan
Tinggalkan sebuah tanggapan
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IKLAS untuk menerima semua, itu obatnya
Comment oleh hedi September 4, 2008 @ 4:07 amkalah untuk menjadi menang kemudian, rite?
Comment oleh utaminingtyazzzz September 4, 2008 @ 11:07 amkata wak haji. pake ilmu ikhlas tong
Comment oleh mbah gundul September 4, 2008 @ 2:51 pmBerjiwa pemenang berarti selalu siap dengan kekalahan..:)
Comment oleh deen10february September 4, 2008 @ 2:56 pmsetuju pendapat hanya ikhlas adalah obatnya… salam -japs-
Comment oleh japspress September 4, 2008 @ 2:59 pmYup, sabar dan ikhlas adalah obat yang paling mujarab…
Comment oleh sapimoto September 4, 2008 @ 3:19 pmsemoga ktia selalu belajar untuk terus menjadi pribadi yang ikhlas..
Comment oleh easy September 4, 2008 @ 3:21 pmkalah adalah majas yang abstrak sesungguhnya manusia menjalani takdirnya kalah dan menang adalah sunahtullah bagaimana bentuk dan cara menyikapinya ikhlas dan rela jawabannya
Comment oleh fahrizalmochrin September 4, 2008 @ 3:41 pmmas, sini duduk disamping saya … akan saya berikan obat dari luka luka itu, mau?
Comment oleh Rindu September 4, 2008 @ 4:11 pm“kenapa menjadi ARIF, menerima kekalahan itu sulit”
Comment oleh chiquit September 4, 2008 @ 4:31 pmmas ARIF ga ngomong gitu kih mas her…
*kabuur………
kalah itu ada dan akan selalu sama barangnya… tinggal cara ngeliatnya aja yang bikin beda.
orang bilang upil itu menjijikan, tapi kan terg… *plak!!
Comment oleh SlempitanJempolKaki September 4, 2008 @ 4:39 pmGreat!
nitip link ya :
http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/09/03/mirahel-belum-tahu-bapaknya-dibunuh-oleh-ryan/
Comment oleh Robert Manurung September 4, 2008 @ 5:56 pmwaktu itu obat yang paling mujarab… jadi sabar saja…
Comment oleh kucingkeren September 5, 2008 @ 12:27 pmhmmm… aku tau rasanya.

Comment oleh Juminten September 5, 2008 @ 1:31 pmtp ada temen yg bilang, pemenang itu adalah org yg mampu menerima kekalahannya.
*sok wise mode : on*
hhhmmmm….
Comment oleh pimbem September 5, 2008 @ 3:05 pm*speachless
segitu sakitnya kah sampe perlu obat?
hidup itu pasti ada jalan…
Comment oleh ma2nn_smile September 5, 2008 @ 3:53 pmkadang kalah kadang menang….
tapi bersungguhlah bahwa penyebab kekalahan adalah jalan yang terbaik….
sabar yo mas. Lakon kalah disik menang keri.
Comment oleh mantan kyai September 5, 2008 @ 5:31 pmSalam
Comment oleh Nenyok September 5, 2008 @ 8:56 pmtak ada kekalahn jika kau mengambil himah dari setiap kejadian, be a good loser ok !!
Mungkin kita belum sempurna untuk mendalami ilmu Ikhlas, dengan demikian kita juga tidak sempurna memetik hasil yang bernama hikmah.
Comment oleh Sugeng Rianto September 5, 2008 @ 9:00 pmAda, pakai Hansaplas. tempel lukanya.
Comment oleh yudios September 6, 2008 @ 2:46 amAtau pakai obat tradisional, daun mengkudu.
Atau pakai jurus ikhlas dan sabar…
salam kenal,
Itu sebabnya orang pengen menang…
cari arena perang yang laen lagi aja..
Comment oleh Gempur September 6, 2008 @ 9:57 ammungkin itu agar kita tau rasanya sakit, dan lebih menghargai saat kita memperoleh kemenangan. dan kenapa kita merasa sakit saat kehilangan? mungkin itu agar kita lebih menghargai apa yang kita miliki saat ini…
Comment oleh khofia September 7, 2008 @ 9:25 amMengapa sedih padahal engkau tahu pasti
Comment oleh khudori September 7, 2008 @ 12:28 pmbahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita
Mengapa menyesal pada engkau tahu pasti
bahwa Allah telah menentukan yang terbaik untukmu
Obatnya hanya ikhlas…mungkin memang belum menjadi milik atau rejeki kita, yang penting tetap berusaha….
Comment oleh edratna September 7, 2008 @ 9:27 pmSemoga segera menemukan obatnya…
Comment oleh Nin September 8, 2008 @ 8:55 amIngat… Jangan pernah putus asa…
Saya pernah dengar ucapan seperti ini
“Karena dengan kalah…kita jadi mengetahui nikmatnya sebuah kemenangan”
Bersabarlah…
Comment oleh syelviapoe3 September 8, 2008 @ 12:00 pmsesungguhnya pemenang sejati adalah ketika kita berani menerima kekalahan itu sendiri..;)
Comment oleh wi3nd September 8, 2008 @ 1:19 pmiklaskan aja akan lebih baik
Comment oleh Artha September 8, 2008 @ 6:46 pmobat nya adalha ikhlas …..
allah senantiasa memberikan yg terbaik buat hamba2 Nya
Comment oleh afwan auliyar September 9, 2008 @ 2:50 pmKebanyakan orang pikir kalo pengalaman menang lebih berharga dari sekedar pangalaman kalah,
Comment oleh petak September 11, 2008 @ 9:51 amkayaknya hampir semua punya pikiran yang sama… sabar dan ikhlas itu obatnya… meskipun itu susah sekali….
but who knows if we dont give a shoot?
Comment oleh bakhrian September 11, 2008 @ 2:23 pmayo donk jadikan kekalahan itu menjadi energi untuk menuju kemenangan, jadikkan sakitmu untuk menggali hikmah di baliknya…
Comment oleh woro September 12, 2008 @ 11:49 ammungkin perlu naik HALILINTAR lagi…
tetap semangat!! *ala Sonny Tulung*
Comment oleh aldi September 12, 2008 @ 3:41 pmkarena cinta yang berlebih pada diri sendiri…
Comment oleh latree September 13, 2008 @ 7:00 amKalah adalah kemenangan yang tertunda. asal ga putus semangat dan terus berjuang. namanya kompetisi ada menang-kalahnya kan? jangan ikuti sepak bola indonesia yang kalo kalah lantas ngamuk.
Comment oleh kishandono September 13, 2008 @ 7:03 amkekalahan berarti kita masih tertunda untuk menang….
trust it.. anytime you will be a champ…
Comment oleh khafi September 13, 2008 @ 9:58 pmkenapa kalah menyesakkan? karena kalah butuh renungan dan revisi
tetap semangat!
Comment oleh Namada September 14, 2008 @ 8:13 amsabaarr paak..
Comment oleh Nina September 14, 2008 @ 8:06 pmTawakal ya mas …
Comment oleh Muda Bentara September 17, 2008 @ 10:47 amlho.. ini khan blognya P Herry Setyono, Ustad yg ngganteng itu toh..
Comment oleh unfamous[at]school September 19, 2008 @ 11:37 amMemang sulit utk menerima kekalahan..
kenapa menjadi ARIF, menerima kekalahan itu sulitHmm…
Comment oleh HeLL-dA September 23, 2008 @ 8:34 pmsiap kecewa, mungkin itu jawabannya
Comment oleh Firman September 24, 2008 @ 11:53 amsore sore pergi ke senayan
Comment oleh yudios September 27, 2008 @ 11:13 pmberangkatnya barengan sama abah
kita sambut hari kemenangan
mohon maaf segala yang salah
Asslamualaikum mas …. sekatrang udah menag kan ?
Comment oleh Muda Bentara Oktober 13, 2008 @ 9:10 pm