Diarsipkan di bawah: just for fun

Beberapa bulan belakangan ini banyak temen2-ku yang melangsungkan pernikahan. Bak euforia, yang tak kalah dengan acara 17 agustusan, undangan pun berdatangan baik secara lisan maupun tulisan.
Pernah aku bertanya pada seorang teman, “bagaimana rasanya nikah?”. Dia pun menjawab, “Subhanalloh…!”
Pernah pula di lain waktu aku bertanya, “bagaimana nih rasanya jd pengantin baru?”. Jawabannya pun, “Luar biasa…!”
Atau ketika aku ngobrol dengan seorang pekerja OB dikantorku, beliaunya pernah bilang, “Mas jangan keburu2 menikah, ntar nyesel lho!”. “Kenapa bisa gitu pak?”, tanyaku. Jawabnya, “iyah mas, nyesel kenapa gak dari dulu-dulu nikahnya”. Gubrak…!!!
Apa bener sampe “se-begitu-nya” rasa menikah itu?
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
kamu udah bener kok, Her… masuk PDM. kalo masuk PSD ga dijamin nasibnya :p
Komentar oleh utaminingtyazzzz Agustus 27, 2008 @ 11:59 pmwahaha… konon katanya sih begitu mas herry… jadi kapan nih nyusul? biar gak tambah nyesel lho … (tulisan ini juga ditujukan untuk diri saya sendiri,. hihihihi) salam -japs-
Komentar oleh japspress Agustus 28, 2008 @ 1:04 amdicoba aja biar tahu.. :p
Komentar oleh imgar Agustus 28, 2008 @ 5:40 amKapan nikah? Keburu tua nggak bagus. Pacaran mulu apa enaknya? Mending nikah deh
Komentar oleh Pakde Agustus 28, 2008 @ 6:32 amGa usah dipikirin !!
Komentar oleh Gempurr Agustus 28, 2008 @ 10:05 amItu siy ungkapan orang yg dulunya digituin juga..bales dendam kali..
Nikah kan bukan nyesel & ga yesel toh??
hehhehe..nda tau kan belum menikah,nti sajah klu sudah menikah daku kembali kesini dan daku kasih tau jawabannya yaa..:)
Komentar oleh wi3nd Agustus 28, 2008 @ 11:19 amMusim nikah ya???
Komentar oleh indra1082 Agustus 28, 2008 @ 11:21 amAsal jangan ninggalin puasa nanti yak….hehehe
Wah…kenapa semua orang yang sudah nikah selalu berkata demikian, ya ?
Komentar oleh syelviapoe3 Agustus 28, 2008 @ 12:11 pmMenikah memang ibadah…Menggenapkan separuh Dien…(Cakep, gak, tuh…he..he..)
Namun, perlu cukup Ilmu buat NIkah…biar kemudi jalan-nya mantap…
lalu kenapa ada perceraian kalo memang menikah itu uenak banget?
Komentar oleh easy Agustus 28, 2008 @ 2:50 pmNikah itu harus dipikirkan matang-matang, tetapi jangan pula jadikan introspeksi itu sbg penghalang untuk menikah..
Komentar oleh HeLL-dA Agustus 28, 2008 @ 2:58 pmdaku belum bisa menjawab niy.
“keren”-kan diri dulu deh.
Komentar oleh yodama Agustus 28, 2008 @ 8:56 pmGubrakk !!!
Komentar oleh Rindu Agustus 28, 2008 @ 9:08 pmgue jg uda kepala 3 tp msh betah ngebujang koq hihihi….
Komentar oleh Tigis Agustus 28, 2008 @ 9:41 pmrasa enaknya tuh g bisa dibayangin oleh orang yang lum ngrasain, tp bisa dinikmatin oleh orang yang….yang…yang apa ya…?
Komentar oleh rons Agustus 28, 2008 @ 11:21 pmYang sudah mengalami pasti akan mengerti.. jadi kalo belum ngalamin pasti juga belum nemu jawabnya.
Komentar oleh g0En Agustus 28, 2008 @ 11:47 pmhanya bisa mengira saja
lha sampean udah nikah belum mas???? *kabur*
Komentar oleh mantan kyai Agustus 29, 2008 @ 2:27 amMenikah dan nikmatilah
Komentar oleh Jauhari Agustus 29, 2008 @ 10:06 amUngkapan tadi sering dikatakan oleh orang yang sudah menikah dan ditanya bagaimana pengalamannya oleh orang yang belum menikah….masalahnya menikah adalah pintu awal untuk mempunyai tanggung jawab yang lebih berat, jadi perlu persiapan matang, bukan saja dari materi, yang lebih penting adalah kematangan jiwa.
Komentar oleh edratna Agustus 29, 2008 @ 10:27 amg usah ditebak2 kang..
, g bakal nemu jawabannya sblm bnr2 jadi pelakunya
Komentar oleh deen10february Agustus 29, 2008 @ 11:30 amArtikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
Komentar oleh an1k03a Agustus 29, 2008 @ 11:55 amhttp://www.infogue.com
http://18-thn.infogue.com/nikah
kalo kita bisa menjaganya pasti keindahan pernikahan tak kan pudar ^sok tau banget loe kis, kaya udah nikah aja…^
Komentar oleh kishandono Agustus 29, 2008 @ 12:25 pmalhamdulillah…
menikah itu… rasanya… alhamdulillah
Salam kenal mas
Komentar oleh Menik Agustus 29, 2008 @ 4:09 pmtolong prinsip SDLC jgn dipake dlm urusan menikah, lgs implementasi saja tanpa perlu dites, reject, dites lg
Komentar oleh pimbem Agustus 29, 2008 @ 5:14 pmdi sebuah kampung di pinggiran Danau Tondano ada kebijakan begini buat pasangan yang akan menikah. Harus menanam pohon 10 tanaman per orang. maknanya sih kata tetua di sana, agar pasangan yang akan menikah itu sudah pnuya dan bisa bertanggung jawab terhadapa sebuah kehidupan. dan terus terang saja, salah satunya adalah kemampuan membeli 10 bibit tanaman itu. nahh..kalo sudah isap silahkan menikah.. sekarang sudah siap belum?
Komentar oleh kucingkeren Agustus 29, 2008 @ 5:57 pmUdah nikah lum mas ? baru komentar hehehehe
Komentar oleh hedi Agustus 29, 2008 @ 7:11 pmwah klo sudh mapan kenapa harus di tunda ?!?!?
ya biar nggak di salurkan ke hal2 yang nggak bener hayo !??!
tp… saya pun lom berani mrlangkh utk menikah …
Komentar oleh afwan auliyar Agustus 29, 2008 @ 8:19 pmklo emang bgitu..jadi pengen NIKAH neh
Komentar oleh Okta Sihotang Agustus 29, 2008 @ 8:49 pmnikah adalah ibadah yang harus..
Komentar oleh fahrizalmochrin Agustus 30, 2008 @ 5:06 amnapa komentarku ga dikomen?
Komentar oleh easy Agustus 30, 2008 @ 6:06 pmpertanyaannya salah ya
ya emang rasanya ’se-begitunya’ her…
Komentar oleh latree Agustus 31, 2008 @ 6:47 ammet puasa ya!
waah,, udah rame komennya….
wes mas her,,,
)
Komentar oleh chiquit Agustus 31, 2008 @ 5:05 pmgek ndaaang….
nikah? ada enaknya ada nggak enaknya, ada senengnya ada sedihnya .. namanya juga kehidupan
Yang penting ikhlas..
Komentar oleh Nina September 1, 2008 @ 8:34 ampada ngomongin nikah semua…
Komentar oleh bayu200687 September 1, 2008 @ 11:48 ammau dapat jodoh?
Komentar oleh bakhrian September 2, 2008 @ 12:36 pmketik reg spasi MANDUL… hahahahha