Boelan Sabit


kora-kora
Agustus 31, 2008, 9:25 pm
Diarsipkan di bawah: just for fun

Source code:

$a = ‘Kora-kora’ ;
$b = ‘halilintar’ ;
$x = $a+$b ;
echo “============= \n” ;
echo $x ;
echo “\n =============” ;

- – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – -

result:

===================
MUAL MUMET MUNTAH
===================

Niatnya seneng2 kok jadinya begini, dasar katrok. Kora-kora SIALAANN… !!
Duh, habis tarawih kok jeleknya kumat lagi, astaghfirulloh.
Buat semuanya, met Ibadah Romadhon, semoga kita bisa benar2 kembali Fitri….



Nikah
Agustus 27, 2008, 11:32 pm
Diarsipkan di bawah: just for fun

Beberapa bulan belakangan ini banyak temen2-ku yang melangsungkan pernikahan. Bak euforia, yang tak kalah dengan acara 17 agustusan, undangan pun berdatangan baik secara lisan maupun tulisan.

Pernah aku bertanya pada seorang teman, “bagaimana rasanya nikah?”. Dia pun menjawab, “Subhanalloh…!”

Pernah pula di lain waktu aku bertanya, “bagaimana nih rasanya jd pengantin baru?”. Jawabannya pun, “Luar biasa…!”

Atau ketika aku ngobrol dengan seorang pekerja OB dikantorku, beliaunya pernah bilang, “Mas jangan keburu2 menikah, ntar nyesel lho!”. “Kenapa bisa gitu pak?”, tanyaku. Jawabnya, “iyah mas, nyesel kenapa gak dari dulu-dulu nikahnya”. Gubrak…!!!

Apa bener sampe “se-begitu-nya” rasa menikah itu?



Kangen
Agustus 21, 2008, 4:48 am
Diarsipkan di bawah: ordinary, poetry

Malam tadi aku terbangun dr mimpi buruk. Aku lihat HP, jam 03.1*, msh jauh dr subuh. Stlh itu aku coba kembali memejamkan mata, ternyata tdk bisa, ada sesuatu yang mengganjal…

mak, aku kangen
aku ingin pulang….
lidahku sdh rindu akan nikmatnya masakanmu
kepalaku sdh rindu akan hangatnya usapan jemarimu
telingaku sdh rindu akan damainya nasehatmu
tanganku, badanku dan airmataku sdh rindu untuk
mencium dan membasuh kakimu

mak, aku kangen
aku ingin sekali pulang….



17-an
Agustus 13, 2008, 11:06 pm
Diarsipkan di bawah: ordinary

Menyambut 17 agustus ini, aku bingung mo nulis apa utk mengobarkan lg smgt 45 ato skdr mengenang gigihnya perjuangan para pahlawan. Aku kehabisan kata, aku hanya bisa berdoa:

  • Semoga para veteran perang / pejuang dpt hidup dgn martabat yg layak, sebanding dgn pengorbanan yg tlh mereka berikan kpd negeri ini. Aku baca di Detik kmrn, Ilyas Karim, veteran tentara siliwangi sekaligus pengibar pertama Sang Saka Merah Putih tinggal di rumah gembel berjarak 5m dr bibir rel kereta api di Jl. Rawajati Barat Kalibata Jaksel, itupun bukan di tanah sendiri melainkan pinjaman dr PJKA. Dan Ilyas Karim tidak sendirian, byk veteran perang yg bernasib sama atau bhkn lbh mengenaskan di penjuru Tanah Air ini.
  • Semoga kami, generasi penerus, bisa lbh menghargai kemerdekaan ini serta melanjutkan amanah suci ini dgn sesuatu yg pasti.
  • Semoga pemilu mendatang berhasil memilih sosok presiden yg bnr2 pemimpin, jujur, tegas dan bijaksana.
  • Semoga para petani kmbl giat bertani, harga pupuk turun, air irigasi melimpah dan harga jual gabah manusiawi, shg Indonesia bisa swasembada beras lagi.
  • Semoga para guru makin tanpa pamrih mencerdaskan bangsa dan para TKI mkn betah di negeri tetangga utk selalu mendatangkan devisa
  • Semoga semua doaku di atas terkabul

Terlalu muluk2 ya?, ya udah deh mgkn aku cukup berdoa:

  • Semoga SK Pengangkatanku jd pegawai tetap cpt turun dan moga aja ntar cpt naik pangkat, hihihi…maunya

Oh ya, besok minggu aku akan merasakan lg sensasi yg dah 6 th terlupa : UPACARA BENDERA. Tahu gak, demi itu UPACARA aku bela2-in gak jadi MUDIK lho !! (emang dasarnya ada absen, jd klo dak dateng ya ntar gajiku kepotong).



Gathering
Agustus 9, 2008, 9:34 pm
Diarsipkan di bawah: just for fun, ordinary

Gathering, klo di-indonesia-in artinya kumpul2 kali ya. Yah selama 2 malam ini, aku dipenuhi dgn acara kumpul2 brg temen2, dan tempatnya pun sama, Festival Jajanan Bango. Isinya cuma ngunyah mlulu, yah boros dikit gak apalah yg penting terpuaskan, kan kebahagiaan tdk bs diukur dgn uang (kata siapa tuh?)

mbak mei, aku, bimo

Malem pertama (jumat), aku kumpul dgn temen sekantor (bimo, cici & mbak mei). Walau cuma ber-4 tdk mengurangi keriuhan suasana, soalnya pengunjungnya mmg buanyak bgt. Ternyata body kurus kami (bimo termsk gak ya?) tidak merefleksikan nafsu makan yg kami miliki. Perut sispack kami mampu menampung laksa, ketoprak, tengkleng, bebek goreng, mie aceh, asinan, kerak telor dan bbrp botol aqua (asap sate ke-itung gak?). Yah, badoger jg ternyata !!

Malem kedua (sabtu), gantian kumpul dgn temen2 kasmadji 2002 (alumni smun 1 solo). Kali ini perutku berkesempatan mencicipi sate, sop buntut, laksa (lagi), es sepang dan es duren. Dan yg terpenting aku dpt temu kangen dgn temen2 lamaku, menyambung lg tali silaturohim yg lama terputus. Yah, klo diitung2 ada yg sdh 6 thn gak ketemu. Setelah ngobrol ngalor ngidul aku jd tahu byk gimana kabar temen2 sma-ku dulu. Ada yg sdh nikah (banyak), ada yg punya pacar tingginya 2 meter (pdhl tinggi bdn-nya sendiri cuman 150-an), ada yg sdh jd dokter, ada yg blm kelar kuliah, ada yg sdg S-2 di ITB dan Prancis, ada yg sdh kerja (di jakarta, bandung, cirebon, solo, lampung, makasar, india, singapore, london) serta ada pula yg biasa2 aja seperti aku ini.

Dari obrolan tsb aku jd tahu klo apa yg tlh kukerjakan itu baru sedikit, apa yg tlh kucapai itu sgt-lah kecil jk dibandingkan dgn temen2ku. Aku msh jauh dr kedewasaan, msh jauh dr kemandirian. Bukan-nya iri, tp termotivasi untuk berbuat lbh baik, termotivasi utk tdk lg menyia2-kan potensi yg Alloh berikan…

Akhirnya gathering selesai, kami berpamitan lalu berpencar ke penjuru ibukota, kembali ke peraduan masing2. Dan entah kenapa, rasa kangen yang tadinya terobati kini malah menjadi…